NORMALISASI


Helloo world! Gimana kabarnya hari ini? semoga masih semangat buat belajar yaa. Sebelum masuk materinya, bubut mau nanya ni,kalian punya idola gak?? kalau bubut sendiri ngidolain Albert Einstein. Dulu cita cita bubut adalah menjadi seorang ilmuwan kayak albert Einstein. Dulu bubut suka banget pelajaran fisika hheheh.. tapi kata-kata Albert Einstein bukan cuman tentang rumus-rumus fisika. Sosok Albert Einstein pasti udah ga asing lagi kan di telinga kita, dia adalah salah satu orang jenius di dunia. salah satu quotes yang bubut suka dari Albert Einstein adalah setiap orang sebenarnya jenius dengan quotes yang berisi “Everybody is a genius. But if you judge a fish by its ability to climb a tree, it will live its whole life believing that it is stupid” artinya : setiap orang jenius! Tapi kalau kamu mengukur kemampuan ikan dari kemampuannya memanjat pohon maka seumurhidup dia bakalpikir dia bodoh. Albert Einstein memotivasi sekali seperti ikan, gak mungkin dia dinilai dari kemampuannya buat memanjat pohon,kan ? ya gitu juga dengan kita, Kepintaran kam dengan yang lain bisa jadi berbeda, jadi jangan pernah bandingkan dirimu dengan orang lain yaa.. OKE dehhh.. udah termotivasi hari ini??? mari kita lanjut materi nyaaa kwkw

Normalisasi adalah sebuah teknik dalam logical desain pada sebuah basis data yang digunakan untuk mengelompokkan atribut dari suatu relasi hingga dapat membentuk struktur relasi yang baik tanpa redudansi. Normalisasi juga dapat diartikan sebagai proses pembentukan relasi basis data ke bentuk normal, hingga sebagian besar dapat menghilangkan ambigu.

Menurut Hoffer tahun 2002, normalisasi adalah sebuah proses normal yang diugnakan untuk menentukan atribut mana yang seharusnya dikelompokkan bersama dalam suatu relasi.

Normalisasi dibuat untuk menciptakan relasi yang memiliki struktur yang baik dengan syarat :

  1. Memiliki redudansi seminimal mungkin. redudansi disini memiliki arti data disimpan berkali-kali atau biasa disebut duplikasi data.
  2. Memungkinkan tiap baris di dalam relasi disisipkan, dimodifikasi serta dihapus tanpa menyebabkan kesalahan atau ketidakkonsistenan.

 

  • Tabel Normal

Sebuah tabel dapat dikatakan baik atau efisien apabila telah memenuhi 3 kriteria berikut :

  1. Apabila terdapat dekomposisi atau penguraian tabel, sehingga dekomposisinya harus dijamin aman (Lossless – join Decomposition)
  2. Terpelihara ketergantungan fungsional terddapat pada saat data diubah (Dependency Preservation)
  3. Tidak melanggar BCNF (Boyce – Code Normal Form)

 

  • Anomali data

Anomali data disebut juga kehilangan data yang terdiri dari 3 jenis yaitu :

  1. Anomali penyisipan (Insert)
  • Terdapat nilai null di kunci
  • terdapat data yang pelu diisikan ulang atau redudansi tinggi
  1. Anomali Pengubahan (Update)
  • Apabila terdapat satu sel yang mengalami perubahan,maka tupel dari keseluruhan tabel dengan dat yang memiliki kemiripan juga harus diubah atau disebut dengan keracunan data
  1. Anomali penghapusan (Delete)
  • Pada saat dihapus, ada data lain yang ikut hilang

 

  • Depedensi

Depedensi sering digunakan dalam normalisasi. ada beberapa jenis depedensi :

  1. Depedensi fungsional
  2. Depedensi Parsial
  3. Depedensi Transitif

Proses Normalisasi

                Pada proses normalisasi data diuraikan dalam bentuk tabel, langkah selanjutnya dianlisis berdasarkan persyaratan tertentu ke beberapa tingkat. Apabila tabel yang diuji belum memenuhi persyaratan tertentu, maka tabel itu perlu dipecah kembali menjadi beberapa tabel yang lebih sederhana hingga memenuhi bentuk yang optimal. Tahap normalisasi dimulai dari tahap paling ringan (1NF) hingga paling ketat (5NF), biasanya hanya pada sampai tingkat 3NF atau BCNF dikarenakan sudah cukup memadai untuk menghasilkan tabel-tabel yang memiliki kualitas baik. Urutannya yaitu : 1NF, 2NF, 3NF, BCNF, 4NF, 5NF.

                Tahapan Normalisasi

  1. 1st Normal Form

Atribut dengan nilai ganda (kelompok yang berulang) dihilangkan, menyisakan nilai tunggal pada setiap cell.

  1. 2nd Normal Form

Depedensi parsial dihilangkan

  1. 3rd Normal Form

Dependensi transitif dihilangkan

  1. Boyce/Codd Normal Form

Semua anomaly yang tersisa dari depends fungsional dihilangkan

  1. 4th Normal Form

Dependensi nilai ganda dihilangkan

  1. 5th Normal Form

Anomali yang tersisa dihilangkan

 

 

 

 

Belum ada Komentar untuk "NORMALISASI"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel