ARSITEKTUR BASIS DATA


Hello world ! eak :v

balik lagi sama bubut, yang akan mengupas tuntas tentang basis data dan semua hal yang berhubungan dengan basis data kkw. gimana ni? masih semangat buat belajar ? nah ini yang bubut suka, kalau semangat, yok kita bahas.

ARSITEKTUR DATABASE

apa sih arsitektur itu? mengapa database juga memiliki arsitektur?

jadi, arsitektur adalah suatu ilmu yang digunakan sebagai suatu rancangan untuk membangun sesuatu. arsitektur pada dasarnya menjelaskan tentang bagaimana bentuk konsruksi sebuah sistem dan bagaimana setiap komponen sistme disusun dan bagaimana semua aturan dan interface.

lalu jika dikaitkan dengan database? apakah artinya menjadi berbeda?

jadi, arsitektur database adalah sebuah rancangan untuk membuat abstraksi terhadap database. tujuannya apa? tentu untuk membuat supaya DBMS dapat diakses dengan efisien tanpa harus diketahui oleh pemakai secara detail tentang cara data tersebut disimpan dan dipelihara.

ada 3 level dalam arsitektur database, yaitu :

  1. level eksternal
  • level eksternal atau view level menjelaskan tentang sebagian basis data yang menjadi kebutuhan dari sekelompok user tertentu
  • model tingkat tinggi atau implemetasi
  1. level conceptual
  • menjelaskan tentang struktur dari keseluruhan basis data untuk dipakai oleh satu komunitas user
  • model data tingkat tinggi atau model data untuk implementasi
  1. level internal
  • menggunakan model data fisik
  • menjelaskan struktur penyimpanan fisik dari basis data

ada 4 jenis arsitektur sistem basis data :

  1. sistem tunggal

sistem tunggal atau biasa disebut standalone hanya dapat dipakai oleh satu pengguna pada saat yang bersamaan da digunakan pada komputer yang sama

  1. Sistem Terpusat

sistem terpusat terdiri dari 1 server dan 1 terminal yang terpusat disini adalah basis data, DBMS dan aplikasi basis data. sistem terpusat sendiri dibagi menjadi 2 macam yaitu :

  • diakses oleh dumb terminal
  • aplikasi ada pada terminal
  1. Sistem Client-Server

sistem client server ditujukan agar dapat mengatasi kelemahan dari sistem terpusat. terdiri dari 2 komponen utama yaitu client dan server. client berisi aplikasi basis data : server berisi DBMS dan basis data, sistem client-server.

  1. sistem terdistribusi

sistem terdistribusi dapat berkomunikasi satu sama lain dan sering disebut dengan site atau node, dan basis data pada sistem ini disimpan pada beberapa komputer

mengapa sistem distribusi dibuat ?

  • data bersama, pengguna bisa menggunakan dta pada site yang lain misalnya di bidang perbankan, masing masing cabang menyimpan data tersebut yang berhubungan dengan cabang nya masing-masing
  • ketersediaan, jika satu site gagal maka site lain dapat menggantikan kerja dari site tersebut.
  • otonomi, masing masing admin dapat mengontrol data yang disimpan agar sesuai dengan kinerjanya.

Data Independence

data independence artinya perubahan pada satu level tidak berpengaruh kepada data di level lain, tujuannya adalah meningkatkan kinerja pemeliharaan kemandirian data. metode mengubah pola data dari isi data itu dan cara menyimpannya, yang mengakibatkan perubahan tersebut tidak menyebabkan suatu program aplikasi ditulis kembali.

data independence dibagi menjadi 2 yaitu logical data independence dan physical data independence.

prinsip ini harus diterapkan dalam mengelola sistem basis data dengan alasan :

  1. pabrik atau perangkat lunak pengelolaand ata dapat memperkenalkan produk baru tanpa mengganggu produk yang sudah ada
  2. untuk dapat memindahkan perkembanga program aplikasi
  3. memberikan fasilitas untuk mengontrol oleh DBA
  4. DBA bisa mengubah isi, lokasi, perwujudan dalam organisasi basis data tanpa mengganggu data lain

 

Belum ada Komentar untuk "ARSITEKTUR BASIS DATA"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel